• Login
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • News
    • Peristiwa
    • Investigasi
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
Jumat, Juni 26, 2026
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • News
    • Peristiwa
    • Investigasi
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Login
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Sowan ke Masyarakat Adat Bonokeling, Pj Bupati Banyumas Terima Iket Dari Bedogol

media sinar pagi group by media sinar pagi group
Oktober 2, 2023
in Uncategorized
0
Pemkab Padang Lawas Gelar Upacara Peringantan Hari Kesaktian Pancasila
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyumas | mediasinarpagigroup.com – Penjabat (Pj) Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro melakukan silaturahmi ke masyarakat adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Ia meminta restu agar menjabat sebagai Pj Bupati Banyumas dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Pada kesempatan ini Hanung mendapatkan iket (penutup kepala) dari Tetua Adat Bonokeling sebagai bentuk penghormatan dan restu.

Silaturahmi itu dilakukan tepat setelah upacara Hari Peringatan Kesaktian Pancasila dan Sarasehan bersama Pj Bupati Banyumas di Lapangan Tunggul Jati, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Minggu (1/10/2023). Sebelum berkunjung ke rumah adat masyarakat ada Bonokeling, Hanung lebih dulu menggelar slametan atau doa bersama dan makan bersama warga di lapangan.

RELATED POSTS

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Sangkup Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan, Diduga Dikorupsi Kades

NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

 

Doa bersama dipimpin oleh salah satu Tetua Adat Bonokeling dan Tokoh Agama Islam dilanjutkan dengan nguyeg tumpeng cekrek oleh Pj Bupati. Prosesi nguyeg tumpeng itu dilakukan dengan cara menekan dengan tangan pada tumpeng yang berisikan ingkung ayam yang tersimpan dalam gunungan nasi tersebut. Setelah itu nasi tumpeng di makan bersama-sama sembari berdialog banyak hal.

Usai prosesi nguyeg tumpeng dan makan bersma, Hanung bersama Bedogol (Rama Kiai Kunci) atau tetua dari masyarakat adat Bonokeling dan masyarakat setempat berjalan ke rumah adat. Mereka berjalan beriringan sejauh kurang lebih satu kilometer dari lapangan. Di kompleks rumah adat Bonokeling itu terdapat balai pesemuan yang digunakan untuk pertemuan, balai malang untuk meracik makanan, rumah Rama Kiai Kunci, dan kedaton.

“Saya berkunjung ke Bonokeling Desa Pekuncen. Ini wujud Desa Pancasila yang ada di Kabupaten Banyumas. Kami silaturahmi kepada tokoh-tokoh pemuka adat, agama dan tokoh masyarakat di sini. Hasilnya luar biasa. Senang sekali saya hari ini saya bisa bersilaturahmi,” ujarnya usai berkunjung ke rumah adat Bonokeling.

Silaturahmi seperti itu, lanjut Hanung, akan terus berlanjut. Tidak hanya di masyarakat adat Bonokeling dan Desa Pekuncen saja tetapi juga ke desa-desa lain. Tujuannya adalah untuk bertemu masyarakat dan melihat lebih dekat acara dan prosesi sosial budaya di tempat itu.

“Kami harap terus berlanjut silaturahmi ke desa-desa lain terutama di Desa Pekuncen pada kesempatan lain, pada acara-acara yang lebih menarik. Ada ritual macam-macam, soal budaya, prosesi, dan sebagainya itu masih akan dilaksanakan di bulan-bulan berikutnya. Insyaallah saya akan datang,” katanya.

Saat berada di rumah Rama Kiai Kunci, Hanung sempat sungkem dan meminta doa restu kepada tokoh adat. Permohonan itu ia sampaikan sesuai dengan aturan dan prosesi adat Bonokeling. Ia juga mendapatkan keluhan terkait lembaga adat desa (LAD) yang hingga saat ini belum memiliki payung yang jelas sehingga dana desa tidak bisa meng-cover pengembangan dan pelestarian adat Bonokeling.

“Soal harapan itu sudah disampaikan oleh Pak Kades ya. Perdanya sudah ada ya, akan saya dorong. Senin besuk akan saya panggil Sekda dan Asisten agar segera diakselerasi. Saya ingin cepat karena tanda tangan tidak butuh yang lain, hanya butuh saya. Biar ada kajian dulu secara akademis dan teknokratisnya seperti apa, regulasinya seperti apa biar ditata. Tapi saya ingin cepat, ini segera ditandatangani agar bisa cepat jalan,” tegasnya.

Sementara itu, selama acara di Desa Pekuncen, Hanung terlihat memakai ikat kepala seperti yang dikenakan oleh masyarakat adat Bonokeling. Ternyata ikat kepala itu merupakan ikat kepala adat yang sengaja diberikan oleh Rama Kiai Kunci saat Hanung tiba di Desa Pekuncen.

Kiai Mitro, juru bicara masyarakat adat Bonokeling, mengatakan iket (ikat kepala) itu memiliki makna filosofis bagi masyarakat adat Bonokeling. Yaitu, ikat kepala itu sebelum dipakai adalah selembar kain berbentuk segiempat yang melambangkan sedulur papat lima pancer.

“Setelah dilipat menjadi segitiga, itu adalah nur Muhammad terus Pangeran (Tuhan). Setelah dipakai itu istilahnya kakang kawah dengan bentuk seperti milik ibu (jalan kelahiran bayi). Pengikat di belakang itu istilahnya wangsul, menandakan bahwa manusia itu di dunia akan wangsul (pulang) kepada sang pencipta,” pungkasnya. (Widoyo)

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Rp.3,6 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Casem Baru Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang, Masyarakat Duga Dikorupsi

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Sangkup Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan, Diduga Dikorupsi Kades

Juli 17, 2025
NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

Juni 19, 2025
Wakil Bupati Solok Hadiri Lomba Kelompok Tani Senagari Sumani

Wakil Bupati Solok Hadiri Lomba Kelompok Tani Senagari Sumani

Juni 19, 2025
Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pencurian di SPBU Karangduren Bobotsari

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pencurian di SPBU Karangduren Bobotsari

Juni 19, 2025

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021

Kategori

  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kontak mediasinarpagigroup.com
  • mediasinarpagigroup.com
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.