Jakarta Utara | mediasinarpagigroup.com – Warga Kelurahan Papanggo yang tinggal di lingkungan waduk cincin protes akibat sampah di lingkungannya menggunung tidak di angkut berhari – hari.
Akibat menggungnya sampah di lingkungan waduk cincin mengakibatkan aroma tak sedap alias bau menggangu kenyamanan warga sekitar. Terlebih waduk cincin salah satu destinasi wisata di Jakarta Utara.
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup ( Kasatpel LH ) Kecamatan Tanjung Priuk Amir mengungkapkan, penumpukan itu terjadi akibat volume sampah di buang warga dari 7 kelurahan di wilayah kecamatan Tanjung Priok.
Apalagi saat ini armada pengangkut buang ke Bantar Gebang terjadi pengurangan kwota oleh instansi terkait, sehingga penumpukan tidak bisa diatasi, ujar Amir.
Disinggung kwota armada, mestinya harus ada 10 unit armada supaya bisa mengatasi penumpukan, selama ini hanya ada 5 unit yang ada di waduk cincin, tegas Amir.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta harusnya mampu mengatasi penumpukan seperti ini dan segera lakukan penambahan armada agar sampah seperti di waduk cicin Papanggo Tanjung Priok bisa segera di atasi, karena dampaknya mengganggu kenyamanan warga sekitar, bau dan banyak lalat, pinta salah seorang warga Papanggo yang tidak mau di publish namanya. (Rbn)



