Bogor | mediasinarpagigrup.com – Plt Bupati Bogor turun langsung menyapa masyarakat dan meninjau langsung hasil program pembangunan di wilayah Kecamatan Ciomas, Kamis 15 Desember 2022.
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatusadiyah Iwan kembali melakukan kegiatan rutin Bogor Keliling atau Saba Desa ke wilayah Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor.
“Boling yang terakhir tahun 2022, kalau kita turun langsung itu ternyata banyak sentra-sentra UMKM khusus nya di bidang alas kaki sandal, sepatu dan juga konveksi ternyata banyak di Ciomas,” katanya.
Hari ini saya didampingi bersama para kepala dinas, untuk melihat kalau memang bantuan yang tepat sasaran harus diagnosa dulu permasalahan di Ciomas itu apa,” ujar Plt Bupati Iwan Setiawan
“Lanjut Iwan, banyak perumahan-perumahan yang pengembangan ternyata tidak ada. Sedangkan jalan desa, perumahan dan Kabupaten, kalau kita mau perbaikan harus ada penyerahan hak ke Pemda, Nah ini menjadi kesulitan bagi kami. Bagaimana supaya infrastuktur itu bagus harus ada penyerahan dulu,”ungkapnya.
Dan juga ternyata disni kaitan bantuan-bantuan UMKM ini, masih banyak yang belum dapat. Yang ketiga, kami ingin sentra disini ada usaha UMKM yang mendunia, seperti di Sukaraja.
“Saya tanya ke Camat, Disini seperti air tidak ada naik tidak ada yang turun. Makanya harus ada sentra itu pilot project yang nasional. Untuk itu saya harus berdiskusi harus bagaimana sentra ini bukan hanya level UMKM saja, tapi sudah masuk industri yang nasional,” katanya.
Disini juga ada bekas galian pasir yang diambil alih oleh provinsi dan diserahkan ke Pemda, kemudian diserahkan kepada pemdes melalui BUMDES, dan alhamdulillah cukup potensi. Disitu kontur tanahnya bagus dan juga sumber air, dan ini bisa dijadikan wisata air, kuliner atau yang lainnya.
“Kami juga tadi menyambungkan CSR dari BJB, bisa juga membantu infsrtuktur yang memang bisa dijadikan destinasi wisata lebih baik,
dan tempatnya sendiri ini adalah tanah bekas galian pasir yang sudah 20 tahun terbengkalai, kebetulan ini tanah milik dan ada juga yang sudah di bebaskan pemda maka dibersih-bersihkan,”tandasnya.
Nanti sistemnya, karena ini ada nilai bisnisnya, jadi nantinya disetorkan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dia juga berharap mudah-mudahan Agro Eduwisata ini dapat berkembang dan banyak yang berkunjung, sehingga dapat berkembang kedepannya,” ucapnya.(Wedi.W) ‘




