Bojonggede | mediasinarpagigroup.com – Rabu (14/12) Majelis Baitul Ali Kamp Wates Pabuaran Bojong Gede Peringatan Maulid Nabi SAW 1444H dan Haul alm H Ali Ghani ke 21 tepat pukul 08:00-12:00 wib
Peringatan Maulid Nabi dan Haul alm H Ali ke 21 yg dihadiri jamaah majelis taklim lebih dari 1000 jamaah didominasi oleh ibu – ibu perkumpulan pengajian dari beberapa majelis taklim di desa citayam, sungguh sangat terlihat persaudaraannya sekalipun mereka tidak saling mengenal satu sama lain

Sambutan sepatah dua patah kata dari tuan rumah ustad H Iskandar, AG yang mana beliau sekaligus putra bungsu dari alm H Ali Ghani menyampaikan kepada jamaah majelis taklim yang hadir, “ikatan ukhwah islamiyah ini akan terus terjaga dan terjalin sekalipun tidak saling kenal, melalui peringatan Maulid Nabi ini dan sekaligus Haul ayahanda tercinta Alm H Ali Ghany yang telah wafat 21 tahun silam, mohon untuk dibukakan pintu maaf yang sebesar – besarnya atas kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ujar ustad H Iskandar, AG

Kajian pada peringatan Maulid Nabi SAW tersebut disampaikan oleh empat pemateri dalam waktu yang sangat singkat antara lain oleh Al Habib Abubakar bin Abdurrachman Assegaf, KH Abdurrachman Alparigi, KH Zahrul Bahsyim Bakri dan ustadjah Hababa Rosyidah Ali Assegaf serta diiringi oleh musik bernafaskan islami Hadroh Majelis Syafaaturrasul setia budi jakarta selatan
Makna Maulid Nabi Muhammad SAW adalah sebagai pengingatan kebesaran dan keteladanan Nabi serta momentum penyemangat untuk menyatukan semamgat dan gairah keislaman. Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal penanggalan Hijriyah diperingati oleh mayoritas penduduk muslim di dunia termasuk di Indonesia

Peringatan tersebut bagi umat muslim adalah penghormatan dan pengingatan kebesaran untuk keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan berbagai bentuk kegiatan budaya, ritual dan keagamaan.
“Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, juga menjadi penyemangat untuk menyatukan semangat dan gairah keislaman yang ada di desa citayam khususnya di kota depok,” pungkas ustad H Iskandar menutup sambutannya.(Budi)




