Jakarta | mediasinarpagigroup.com – Diaptra Gadjah Mada, SH Kepala Pasar Klender SS, menyaksikan Pedagang Pasar Klender Menyantuni Anak Yatim Mencapai 275, kemudian Lansia & Duafa 65, di Bulan 10 Muharram 1446 Hijriah Sabtu, (27 Juli 2024)
Pada usia yang belum ini, anak yatim harus dipaksa oleh keadaan untuk lebih mandiri tanpa adanya kasih sayang dan bimbingan dari seorang ayah.

Mengutip buku Islam Alternatif oleh Jalaluddin Rakhmat (2024) Islam sebagai agama Rahmatalil’alamin sangat memuliakan anak yatim. Bahkan ada lebih dari 20 ayat yang membahas tentang anak yatim di dalam Al- Qur’an.
Oleh karena itu bagi anda yang memiliki rezeki yang lebih, alangkah lebih baik jika sebagian rezeki diberikan atau disantuni kepada anak yatim lebih baik lagi Anda bersedia menanggung kebutuhan anak yatim, maka hidup anda sungguh-sungguh bermanfaat. Menanggung hidup di sini artinya Anda mengurus segala kebutuhan hidup, mendidik, dan mengasuhnya.

Menyantuni Anak Yatim adalah perintah Allah SWT Apalagi jika anda bersedia untuk mengasihinya, maka itu adalah yang lebih utama, salah satu keutamaan tersebut adalah terhindar dari api neraka. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,”
Dari Ayat tersebut, dapat diketahui bahwa memperbaiki kondisi hidup untuk anak yatim. entah pendidikan, ekonomi, atau kasih sayang, maka hukumnya sangat baik dalam agama Islam.
Allah SWT menyukai orang yang menyisihkan penghasilannya untuk diberikan kepada anak yatim-piatu, Hal ini menjadi kemuliaan tersendiri bagi orang yang mau mengamalkannya. Bahkan Rasulullah sebagai panutan hidup kita juga menanggung anak Yatim semasa hidupnya.

“Rasulullah SAW bersabda: ‘Aku dan orang yang menanggung anak yatim kedudukannya di surga seperti ini, ‘ Kemudian Rasulullah SAW mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, serta agak merenggangkan keduanya,”
Oleh karena itu, agar terhindar dari adzab dan harta kita bisa lebih berkah, sebaiknya kita mulai menyantuni dan mengasih anak yatim sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. ungkapnya.(R.Sutarman)




