Sukabumi | mediasinarpagigroup.com – Percakapan antara tim media dan Baur STNK Samsat Cibadak, Aiptu Dikdik, pada Kamis [21/5/2026] pukul 12.31–12.43 WIB memunculkan catatan tentang etika komunikasi aparat dengan mitra kerja, termasuk media.
Penolakan Saat Jam Istirahat
Berdasarkan kronologi, tim media yang dipimpin Radithya Sasongko (adit) media sinar pagi meminta izin merapat ke ruangan ba,ur dan menghadap untuk bersilaturahmi di Samsat Cibadak bersama 4 personel awak media untuk bersilaturahmi. Saat itu, Baur STNK menjawab bahwa pihaknya tidak berkenan untuk menerima 4 personel media dan tidak memungkinkan menerima kunjungan rombongan 4 personil media tersebut.
Pihak media menyatakan memahami kondisi tersebut setelah mengetahui bahwa waktu yang dimaksud bertepatan dengan jam istirahat. Mereka menilai penolakan karena alasan yang akan bersilaturahmi 4 personil media.
Yang menjadi catatan adalah pilihan diksi: “Ber 4 waw ga 12 orang om” dan “Klu bawa rame2 4 personil maaaf”. Bagi sebagian rekan media, kalimat tersebut terkesan meremehkan niat silaturahmi yang sudah lama tidak dilakukan.
Media: Sudah Bertahun-Tahun Tidak Bersilaturahmi
Menurut tim media, kunjungan tersebut adalah bentuk upaya menjalin kembali komunikasi yang sudah lama vakum dan kebetulan sekali tim media sedang giat mengurus dokumen mutasi masuk dari samsat cianjur ke samsat cibadak.
“Kami sudah bertahun-tahun tidak bersilaturahmi ke Samsat Cibadak. Kedatangan 4 orang ini murni untuk perkenalan dan koordinasi, bukan untuk mengganggu pelayanan,” ujar salah satu anggota tim.
Mereka menegaskan bahwa jika alasannya adalah jam istirahat, informasi itu bisa disampaikan dengan bahasa yang lebih netral agar tidak menimbulkan salah paham.
*Catatan Masa Jabatan ba,ur stnk berapa lamakah Bapak Kapolres, Kasatlantas Pelabuhan Ratu Kakorlantas RI, ? Mohon dipaparkan.
Dalam keterangan kepada redaksi, tim media juga menyinggung bahwa Aiptu Dikdik telah menjabat sebagai Baur STNK Samsat Cibadak kurang lebih 14 tahun. Mereka mempertanyakan apakah masa jabatan yang panjang membuat akses komunikasi menjadi tertutup bagi pihak luar, apakah ada giliran atau tidak untuk anggota satlantas polres pelabuhan ratu ? Mohon pemaparan apakah jabatan ba,ur stnk harus lebih dari 10 tahun karena ada atensi dari jendral polisi yang menjadi sandaranya sehingga kapolres,kasatlantas tidak berani mengadakan rotasi mutasi di polres pelabuhan ratu sukabumi ? mohon pencerahannya.
Namun, hal ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya kepada pihak terkait. Dinamika internal mutasi dan pembagian tugas di lingkungan Polres merupakan kewenangan pimpinan satuan kapolres beserta jajarannya.
Etika Komunikasi Publik Butuh Kehati-Hatian
Pakar komunikasi publik menyebut, petugas pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mitra eksternal wajib menjaga diksi saat menolak permintaan.
“Alasan penolakan karena jam istirahat atau padatnya pelayanan itu wajar. Tapi cara menyampaikannya harus tetap menghormati pihak lain agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” jelasnya.
Ruang Klarifikasi Terbuka
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Sukabumi maupun Samsat Cibadak terkait persepsi yang berkembang di kalangan media.
Redaksi sinar pagi,dinamika pendidikan,anti korupsi dan mata pantau membuka ruang hak jawab bagi Aiptu Dikdik maupun pihak Polres Sukabumi untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan agar pemberitaan berimbang.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan percakapan WhatsApp yang disampaikan oleh pihak media kepada redaksi. berkomitmen menjaga kaidah jurnalistik: faktual, berimbang, dan menghormati asas praduga tak bersalah.(Tim/Red)




