Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Hutan Sakral Baduy Dirusak Penambang Emas Liar, Gubernur Banten: Kita Minta Penjelasan Bupati

media sinar pagi group by media sinar pagi group
April 26, 2021
in Nasional, Peristiwa
0
Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan proses hukum kasus penambangan emas ilegal di hutan sakral Baduy kepada pihak kepolisian
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banten, mediasinarpagigroup.com – Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan kasus tambang emas ilegal di hutan sakral Baduy kepada pihak kepolisian. “Serahkan ke Polda (penegakan hukumnya).

Dulu kan Kapolri pernah menanganinya, serahkan ke dia (Polisi) alau kewenangan kriminalnya,” kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang. Senin (26/4/2021). Wahidin menyayangkan adanya aktivitas pertambangan di Gunung Liman, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten.

RELATED POSTS

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

‎ Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

Lubang tambang emas liar ditemukan di kawasan hutan wilayah Wewengkon Adat Kasepuhan Cibarani yang juga masuk dalam hutan sakral adat Baduy. “Jangan (dirusak) dong. Kita minta penjelasan dari bupatinya, sudah dua hektar  (yang rusak) luasnya, kan kasian, itu kan tanah ulayat,” ujar Wahidin.

Wahidin mengaku sudah memerintahkan BPN dan DLHK Banten untuk melakukam kordinasi dengan Pemkab Lebak untuk menyelesaikan permasalahan tambang emas ilegal di Baduy. “Saya sudah kordinasi dengan BPN bahwa itu lahan adat memang betul lahan adat yang digunakan oleh para gurandil. Besok kita rapat kordinasi,” tandasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan seorang pria warga Baduy Dalam menangis saat melihat kondisi hutan Gunung Liman dirusak oleh penambang emas liar. Dalam video tersebut, ia menyampaikan permohonan kepada pemerintah.

“Kami mohon ke pemerintah, kami diamanatkan oleh leluhur supaya gunung jangan dihancurkan, lembah jangan dirusak, adat jangan diubah. Tapi sekarang terbukti Gunung Liman yang dirusak, minta tolong ke pemerintah,” ucap seorang warga Baduy menggunakan bahasa lokal setempat.(Rd/Kps)

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara  Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

April 18, 2026
‎ Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

‎ Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

April 17, 2026
Cuman Bermodal Baligo Seharga Rp.20 Ribu, Yayasan AN- NIDA Mendapatkan Bantuan Hibah Ratusan Juta Rupiah dari Pemkab Subang ?

Cuman Bermodal Baligo Seharga Rp.20 Ribu, Yayasan AN- NIDA Mendapatkan Bantuan Hibah Ratusan Juta Rupiah dari Pemkab Subang ?

April 17, 2026
Kunjungan Wartawan Jakut Ke PT. ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor Bogor Jawa Barat

Kunjungan Wartawan Jakut Ke PT. ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor Bogor Jawa Barat

April 17, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.