Jumat, April 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Banyumas Terpilih Menjadi Lokasi Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Berbasis Potensi Daerah

media sinar pagi group by media sinar pagi group
April 24, 2026
in Peristiwa
0
Banyumas Terpilih Menjadi Lokasi Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Berbasis Potensi Daerah
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyumas | mediasinarpagigroup.com – Kabupaten Banyumas, terpilih menjadi salah satu dari 20 daerah di Indonesia untuk menjalankan program Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) berbasis potensi daerah guna memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan yang akan dilaksanakan bersama BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara. Kepastian tersebut disampaikan oleh Project Director KSPP Blasius Popylus usai audiensi dengan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Aula Joko Kaiman Kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Kamis 23 April 2026.

“Program ini merupakan bagian dari penugasan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai BUMN untuk mendukung program pertahanan pangan nasional. Pada 2026, kami akan membangun 20 KSPP di Indonesia dan salah satunya berada di Banyumas. KSPP ini merupakan kawasan sentra produksi pangan yang diharapkan mampu mengintegrasikan seluruh kegiatan dari hulu hingga hilir,” katanya.

RELATED POSTS

Kepala SD Negeri Kelapadua 3, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diduga Korupsi Dana BOS Rp.725 Juta lebih Thn 2025-2024

Kepala SD Negeri Kelapadua II, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.642 Juta lebih, Diuga Jadi Ajang Korupsi

Menurutnya pengembangan KSPP mengedepankan kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dengan menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan pertanian. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong petani tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, pertanian tidak hanya menyejahterakan petani, tetapi petani lah yang nantinya turut menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Blasius Popylus menambahkan pemilihan Banyumas didasarkan pada sejumlah pertimbangan, antara lain posisi geografis yang strategis serta kondisi daerah yang tercatat memiliki surplus pangan, khususnya beras.

“Alasan kami memilih Banyumas, yang pertama karena posisinya strategis. Kemudian berdasarkan data, Banyumas juga termasuk salah satu daerah yang saat ini sedang berada dalam status surplus pangan, terutama beras,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah melakukan berbagai pengembangan sektor pertanian yang menjadi modal dasar pembangunan KSPP.

“KSPP ini sesungguhnya bukan dari atas tapi memang dari sumber daya yang ada di daerah itu sendiri. Jadi hadirnya kami hanya mengoptimalkan apa yang sudah ada di daerah,” lanjutnya.

Dalam pengembangan KSPP, kegiatan akan difokuskan pada pertanian padi sawah, mulai dari hulu hingga hilir, mencakup kegiatan farming, factory, dan agribisnis terintegrasi. Pengembangan juga akan mencakup komoditas lain seperti jagung dan kelapa. Selain itu, partisipasi generasi muda, khususnya petani milenial, dalam riset dan rekayasa benih unggul menjadi perhatian khusus. Pihaknya juga akan melibatkan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui pembangunan pusat penelitian dan pengembangan KSPP sebagai wadah bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pemberdayaan petani. Ia menekankan pentingnya peningkatan pendapatan petani sebagai kunci keberhasilan program.

“Kuncinya satu, petani akan senang kalau penghasilannya bertambah. Tapi memulainya agak susah, ini tantangan dalam memperkenalkan hal baru kepada para petani,” kata Bupati Sadewo.(Widoyo)

 

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Kepala SD Negeri Kelapadua 3, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diduga Korupsi Dana BOS Rp.725 Juta lebih Thn 2025-2024

Kepala SD Negeri Kelapadua 3, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diduga Korupsi Dana BOS Rp.725 Juta lebih Thn 2025-2024

April 24, 2026
Kepala SD Negeri Kelapadua II, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.642 Juta lebih, Diuga Jadi Ajang Korupsi

Kepala SD Negeri Kelapadua II, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Diduga Korupsi Dana BOS Rp.642 Juta lebih, Diuga Jadi Ajang Korupsi

April 24, 2026
SD Negeri Kelapadua I, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.681 Juta lebih, Diduga Dikorupsi

SD Negeri Kelapadua I, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.681 Juta lebih, Diduga Dikorupsi

April 24, 2026
Kepala SD Negeri Pakulonan Barat II, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Diduga Dikorupsi Kepsek Thn 2025-2024

Kepala SD Negeri Pakulonan Barat II, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Diduga Dikorupsi Kepsek Thn 2025-2024

April 24, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.