Kabupaten Solok | mediasinarpagigroup.com – Di tengah lumpur yang masih mengendap dan luka bencana yang belum sepenuhnya pulih, kehadiran TNI menjadi kekuatan moral bagi masyarakat Nagari Muara Pingai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Sejak banjir bandang pertama melanda pada 27 November 2025, disusul dua kali banjir susulan pada awal Januari 2026, personel TNI tidak pernah beranjak meninggalkan warga yang terdampak.
Personel Yon TP Batalyon 844 Batang Hari Jambi bersama Kodim 0309/Solok dan Koramil X Koto Singkarak terus bekerja tanpa mengenal lelah. Dengan tangan dan peralatan seadanya, mereka bergelut dengan lumpur dan pasir tebal yang memenuhi rumah-rumah warga, pekarangan, hingga lahan pertanian. Di bawah komando Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah rakyat kembali dibuktikan secara nyata. (6/1/2026)
“Walaupun banjir susulan sudah terjadi dua kali, kami tetap bertahan di lokasi. Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan terus membantu sampai ada perintah kembali ke markas,” ujar Serma Acep Zulhendra, PKT, personel Koramil X Koto Singkarak, kepada awak Media Sinar Pagi Group di lokasi kegiatan.
Setiap hari, pemandangan prajurit TNI berkubang lumpur menjadi saksi kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mereka bahu-membahu mengangkat material pasir yang mengeras, membersihkan sisa banjir dari dalam rumah warga, dan memastikan lingkungan kembali layak huni. Dari pagi hingga sore, dedikasi itu terus terlihat tanpa keluhan, tanpa pamrih.
Bencana banjir bandang ini telah menimbulkan kerugian materi yang sangat besar. Rumah warga rusak, persawahan tertimbun lumpur dan pasir, serta roda perekonomian masyarakat lumpuh. Di tengah keterpurukan tersebut, kehadiran TNI bukan sekadar tenaga bantuan, tetapi juga sumber harapan dan semangat bagi warga untuk bangkit kembali.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat di saat-saat paling sulit. Di Nagari Muara Pingai, semboyan “TNI Bersama Rakyat” bukan sekadar kata-kata, melainkan nyata dirasakan dan hidup di tengah masyarakat.(Defrizal)




