Kabupaten Solok | mediasinarpagigroup.com – Menyambut kedatangan Dunsanak anak kemenakan Jorong Padang Belimbing pulang basamo dari perantauan yang mana daerah perantauannya dari Makasar Sulawesi Selatan di sambut oleh warga Padang Belimbing sangat meriah, semarak antusias sekali terlihat ramai di depan gedung serba guna bertempat di Simpang Tiga Kincir Jorong Padang Belimbing Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak.

Juga di hadiri oleh Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto, Sekna nya Maimirda dan Kepala Jorong Padang Belimbing Alfius, anggota DPRD Kabupaten Solok Trio Karno Vivo beserta tokoh masyarakat Ninik Mamak hingga anak kemenakan pemuda pemudi warga Jorong Padang Belimbing, Sabtu (22/3/2025).
Dalam rangka kegiatan penyambutan perantau warga jorong Padang Belimbing untuk perdana dari perantauannya Kota Makasar Provinsi Sulawesi Ketua Panitia Andre Alberto yang mana Andre sekarang juga di percaya menjabat sebagai Ketua Yayasan Wakaf Berkah Bersama, menagatakan momentum agenda penyambutan anak kemenakan dari perantauan yaitu pulang basamo ini adalah perdana di Jorong Padang Belimbing berjalan lancar sangat antusias dan meriah sekali, selain itu perantau Padang Belimbing juga menggunakan bantuan mobil pengawalan dari kepolisian, semua kendaraan yang di kawal rata – rata menggunakan kendaraan mobil pribadi di perkirakan berjumlah lebih kurang sekira 70 unit mobil dengan berbagai tive dan jenis mereknya.

Kemudian setelah itu agenda acara di lanjutkan berkumpul di dalam ruangan guna bermusyawarah bersilaturahmi untuk menyampaikan beberapa kata sambutan atau arahan saling bertukar pikiran berbagi ide dan gagasan demi kemajuan dan meningkat kesejahteraan, kampung halaman
Dalam kesempatan itu Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto mengucapkan selamat datang para perantau Padang Belimbing dari Kota Makasar yang telah tiba di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan hari kemenangan berhari Raya Idul Fitri di kampung halaman bergembira ria bersama keluarga saling melepaskan kerinduan dan begitu juga nanti sebaliknya untuk kembali pergi keperantauan semoga tetap dalam lindungan Allah SWT semoga selamat kembali melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Selain itu Erinal Dianto memaparkan untuk menjalin kerja sama yang baik Pemerintahan Nagari dengan dunsanak di perantauan sangatlah penting agar terwujudnya sinergitas kerja sama yang baik untuk pembangunan kampung halaman saling berkaloborasi yang baik demi kemajuan kampung halaman kita paparnya.

Kemudian di lanjutkan penyampaian kata sambutan oleh anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Golkar Trio Karno Vivo yang merupakan putra asli Nagari Koto Sani lahir di Ujung Ladang juga mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada masarakat Padang Belimbing yang telah mengundang saya untuk dapat menghadiri acara ini yaitu acara penyambutan dunsanak anak kemenakan warga Padang belimbing dalam rangka pulang basamo ini saya sangat bangga dan salut dengan kekompakannya meskipun ini untuk perdana di laksanakan saya apresiasi kegiatan pulang basamo Padang belimbing yang luar biasa ini di perkirakan ada lebih kurang mobil pribadi sejumlah 70 unit mobil tuturnya.
Dalam sambutan nya Trio Karno Vivo menuturkan momentum pulang basamo ini jangan hanya sekali ini saja untuk expansi nya lebih luasnya kita agendakan setiap tahun di jadikan agenda rutin momen pulang basamo ini dan juga di perluas lebih besar berskala nagari untuk pulang basamo di tahun depan .
Untuk mempererat hubungan orang rantau dengan nagari secara sosial,perantau juga berperan bagi pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian,selain itu keberadaan perantau bagi nagari adalah etalase bagi nagari dan saya sebagai anggota DPRD sebagai wakil rakyat penyambung lidah rakyat akan selalu berusaha berjuang keras menyampaikan aspirasi masyarakat untuk membangun nagari dan kesejahteraan masarakat nagari koto sani ungkapnya.

Selanjutnya ketua perantau Minang Padang belimbing yang akrap di Safa Pak Af memafarkan rasa bangga tak terhingga dan berdecak kagum atas sambutan yang begitu sumarak antusiasnya warga Padang belimbing anak kemenakan mamak bapak dari kami dari perantauan kota Makasar saya mengucapkan banyak terima kasih tak terhingga tak di sangka semeriah ini begitu semarak nya dengan terisak Isak ketua perantau Minang Padang belimbing tak dapat menyembunyikan rasa terharu bercampur bahagia Af selalu rapuh mengungkapkan perasaan nya setiap penyampaian yang menyentuh perasannya ia tak kuasa menahan air matanya tak terasa air matanya menetes bahagia dengan begitu antu siasnya keluarga dikampung halaman menyambutnya dengan begitu meriahnya tuturnya.
Ketua perantau Padang Belimbing ini juga menyampaikan setelah lebaran nanti akan kita lanjutkan agenda acara nya dengan diadakan acara halal bihalal untuk mengumpulkan dan pengalangan dana dari perantau kita yang ikut memberikan kontribusi untuk kemajuan kampung halaman kita juga akan memberikan semacam malam hiburan .tutupnya

Dalam hal ini Andre Alberto sebagai ketua panitia penyambutan pulang basamo perantau Padang belimbing yang dinanti alah Tibo, ia juga menuturkan ucapan terima kasih dan selamat datang para perantau Minang warga Padang belimbing dari kota Makasar telah tiba pulang kekampung halamannya dengan selamat dan begitu juga hendak nya nanti kembali keratau juga selamat sampai tujuan agar dapat berjuang mencari nafkah dirantau orang agar dapat beraktifitas seperti biasa lagi.
Andre Alberto juga berharap momentum pulang basamo ini dapat di jadikan agenda rutinitas setiap tahunnya jangan hanya dilaksanakan satu kali ini saja,selain itu Andre menambahkan ia juga selaku ketua yayasan wakaf berkah bersama Padang belimbing yang bergerak bidang sosial yang mana yayasan ini sedang membutuhkan dana untuk pendirian usaha depot air.minum isi ulang galon untuk itu yayasan wakaf bersama mengharapkan kerja sama uluran tangan dari perantau Padang belimbing agar terwujud nya semacam usaha mandiri milik yayasan wakaf berkah bersama yang mana hasil dari usaha ini di gunakan.untuk kemajuan yayasan yang jelas tentu untuk kepentingan bersama masarakat Padang Belimbing.

Selain itu Andre memafarkan yayasan ini terbukti berkat kerja sama dan kekompakan warga Padang belimbing dengan tekat kuatnya jikalau dilaksanakan secara bersama tidak ada yang tidak bisa seperti keinginan untuk mendapatkan satu unit ambulan di dapatkan tidak butuh waktu lama hanya dalam hitungan bulan Ambulan dapat di wujudkan berkat kerja sama sumbangan atau donasi dari perantauan dan warga di kampung halaman akhirnya yayasan wakaf berkah bersama sudah memiliki satu unit ambulan yang manfaatnya juga sudah di operasikan dan terbantu di gunakan oleh masarakat Padang belimbing di dalam keadaan darurat tutupnya.(Defrizal)




