Kab.Cirebon | medisinarpagigroup.com – Tumini (55 tahun) warga desa Kedung Dalem kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon, harus menerima nasib serta ujian bulan-bulanan, pasalnya sejak rumahnya ambruk pengaduan kepada pemerintah setempat, namun tidak ujung diperhatikan sama sekali, hingga kini harus tidur diteras dan memasak didepan rumah yang roboh.
Dengan pantauan awak media pada hari Kamis (26/02/2026) Tumini warga miskin semestinya mendapatkan pelayanan yang layak dari pemerintah desa.
Adi pihak keluarga Tumini didampingi ketua lembaga swadaya masyarakat gempar peduli rakyat indonesia DPC Kabupaten Cirebon Tursija Pangestu mendatangi kuwu warna menindak lanjuti aspirasi masyarakat yang rumahnya ambruk sudah satu tahun, kuwu menyampaikan tidak ada anggarannya dan mengaku sudah mengajukan kepada DPRD Kabupaten Cirebon, kata Kuwu Warna kepala desa Kedung Dalem, tuturnya mas Adi

LSM GPRI DPC Kabupaten Cirebon ketika menerima laporan dari aspirasi masyarakat Kedung Dalem, pihaknya merasa prihatin karena sudah satu tahun belum ada perhatian pemerintah desa maupun pemerintah daerah.
Lebih lanjut Ketua GPRI menyampaikan,” Saya merasa terketuk dan segera akan melaporkan kepada pihak pemerintah daerah Kabupaten Cirebon katakanlah Bupati “. ujarnya
“Terus terang kami merasa prihatin setelah mendengar keluhan aspirasi masyarakat yang kurang perhatian kuwunya, boro-boro kuwu berupaya untuk meningkatkan kualitas pelaporan pemerintah kepada warganya, bukankah masyarakat sangat butuh pembinaan dan layanan sosial yang baik, serta tanpa tebang pilih” pungkasnya
Mencoba mendalami kejadian ini, awak media menghubungi Kuwu Kedung Dalem Via WhatsApp panggilan (WA), namun Kuwu tak merespon, sementara berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari kepala desa setempat.(Sispono Sindu)




