Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Pembunuhan Tragis Digempol, Kakak Tewas Ditangan Adik Kandung, Polisi Ungkap Motifnya

media sinar pagi group by media sinar pagi group
Februari 18, 2026
in Peristiwa
0
Pembunuhan Tragis Digempol, Kakak Tewas Ditangan Adik Kandung, Polisi Ungkap Motifnya
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon | mediasinarpagigroup.com – F (42), penjual sate di Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol, Cirebon pada Selasa (17/2) tewas secara tragis. Korban dinyatakan meninggal dunia usai berkali-kali ditusuk oleh adik kandungnya, SPD (34).

Tragedi berdarah itu diduga karena pelaku kesal dengan kakaknya yang telat saat berdagang sate. Selain itu, motif SPD membunuh kakaknya karena merasa diperlakukan tak adil terkait hasil dari bisnis keluarganya itu.

RELATED POSTS

Belanda Negaranya Tidak Lebih Luas Dari Jawa Barat, Tapi Bisa Menjajah Indonesia 350 Tahun, Mengapa ?

Kang Rey Lantik Yayat Sudrajat Sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang

Fakta pembunuhan sadis itu diungkapkan oleh Kapolsek Gempol Kompol Rynaldi Nurwan setelah polisi berhasil membekuk SPD.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku merasa kesal karena korban sering datang terlambat dan merasa tidak adil karena usaha tersebut usaha bersama keluarga,” katanya ditulis pada Rabu (18/2).

Saat F datang, SPD emosi tusuk pisau 5 kali punggung.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami lima luka tusukan di bagian punggung belakang,” tambahnya. F dibawa RS, meninggal di perjalanan. SPD kabur ke sawah, ditangkap pukul 16.00 WIB.

Polisi sita pisau gagang merah dan pakaian korban. Imbas dari insiden berdarah itu, SPD kini meringkuk di penjara usai tertangkap.

“Usai melakukan penusukan, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi kejadian,” tutup Rynaldi.(Sispono S)

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Belanda Negaranya Tidak Lebih Luas Dari Jawa Barat, Tapi Bisa Menjajah Indonesia 350 Tahun, Mengapa ?

Belanda Negaranya Tidak Lebih Luas Dari Jawa Barat, Tapi Bisa Menjajah Indonesia 350 Tahun, Mengapa ?

Februari 18, 2026
Kang Rey Lantik Yayat Sudrajat Sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang

Kang Rey Lantik Yayat Sudrajat Sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang

Februari 18, 2026
Upacara HKN, Kapolres Purbalingga Berpesan Cegah Gangguan Keamanan Selama Ramadan Hingga Idul Futri

Upacara HKN, Kapolres Purbalingga Berpesan Cegah Gangguan Keamanan Selama Ramadan Hingga Idul Futri

Februari 18, 2026
Perbaikan Tanggul Jebol Dikebut, Jalur Semarang-Purwodadi Ditargetkan Pulih Sebelum Lebaran

Perbaikan Tanggul Jebol Dikebut, Jalur Semarang-Purwodadi Ditargetkan Pulih Sebelum Lebaran

Februari 18, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.