Banyumas | mediasinarpagigroup.com – Banyak jalan menuju roma, banyak cara untuk mencapai sukses, hidup sukses bukan berarti memiliki status sosial profesi atau jabatan serta harta dan kekayaan yang melimpah.
Tetapi mampu menggali dan mengekspresikan potensi bakat yang dimiliki seseorang untuk dikembangkan melalui berbagai aktifitas dan kreatifitas serta semangat untuk meraih prestasi dengan mengikuti berbagai pentas dan lomba sesuai dengan bakat dan potensi yang dimiliki, dimulai dari tingkat lokal, regional maupun nasional, seperti yang telah dialami oleh mas Noor yang memiliki bakat dan potensi dibidang olah vocal dan berbagai kreatifitas seni lainnya, hingga berhasil mendulang prestasi kejuaraan dibuktikan dengan berbagai trophy/piala yang berjajar di studio/kamar belajarnya.
Ditemui pada acara pertemuan rutin bulanan komunitas tembang kenangan (KTK) Harmoni, minggu pagi (7/6) di RM Sambel Blethok, Purwokerto (Jawa-Tengah), Mas Noor Emdjee yang punya nama lengkap Nurul Mujahidin, kelahiran Semarang, 22 desember 1965 mengaku sejak kecil sudah punya hobi dan minat dibidang seni. “Semua bidang seni saya pelajari”, katanya.
Mulai dari menulis, melukis , kerajinan tangsn, baca puisi, drama dan menyanyi. “Waktu SMP saya sering menulis puisi dimuat dikoran Suara Merdeka dan SKM” tuturnya.
Menurutnya, sering mewakili sekolah ikut kegiatan Porseni dalam lomba melukis dan baca puisi, beberapa kali dapat juara. “Hingga SMA saya masih sering mengikuti ajang tersebut”.
Menurut dia, pernah 2 tahun berturut-turut juara 1 lomba puisi antar SMA se Kabupaten Rembang Bumi Kartini.
Selanjutnya untuk yang pertama kali mengikuti lomba Pop Singer yang diselenggarakan oleh RSPD Rembang, tapi hanya berhasil sebagai juara harapan. ”
Dinilai punya bakat dibidang nyanyi, saya jadi sering ikut lomba nyanyi dan mulai sering tampil nyanyi di acara khajatan dan acara seremonial kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rembang. “Ketika mengikuti lomba nyanyi di RSPD ada salah satu penyiar yang melihat bakat saya, sehingga kemudian saya direkrut untuk jadi penyiar bantu di stasiun radio RSPD tersebut.
Seiring dengan perjalanan waktu dan lika-liku kehidupan silih berganti, pasca lulus ujian SMA kemudian bekerja di Semarang, sehingga dunia pentas seni nyanyi ditinggal sementara. “Paling kalau ada acara khajatan keluarga atau ditempat teman hadir ikut nyumbang lagu”, katanya.
Tahun 1991 saat bekerja di Bojonegoro, Jawa Timur, mas Noor ikut lomba nyanyi karaoke dan berhasil meraih juara pertama. Dan dalam lomba yang sama di Kebumen terpilih sebagai juara 2. Ditahun 1992 dalam lomba yang diselenggarakan oleh Radio Sumasli, Purwokerto juga menjadi juara 1 memperoleh piala artis dangdut Cucu Cahyati.
“Sejak saat itu saya mulai aktif ikut festival nyanyi, kalau ngga jadi juara 1 tapi masih dirangking 5 besar.
Berikutnya di urutan ke 3, Th. 1994 sebagai juara 2 Gita Remaja tingkat Kabupaten Kebumen. 4. Tahun 1995 Juara 1 lomba nyanyi antar instansi dan umum mendapat Trophy tetap Walikotatip Purwokerto. “Sejak 1994 sebenarnya sudah 50 lebih Trophy dan Piala yang pernah saya peroleh, tapi ada yang sudah pada rusak atau pecah karena terjatuh saat sedang bersih-bersih”, jelasnya.
5.Juara 2 Indonesian Slow Rock Singing contest DD Discotek Pwt 1996
6.juara 2 BRTV RRI Purwokerto Katagori Hiburan Pria Dewasa’ th 1996
7.Juara 2 Festival karaoke antar Instansi dan Umum RM Pringgading pwt.2006
8.Juara 1 lomba Nyanyi Tembang Doeloe RM Prambanan Pwt th 2017
9.Juara 2 festival Tembang Kenangan RM.Maharani 2004
10.Juara 1 lomba Nyanyi Solo ktk. Harmoni 2018.
11.Juara 1 lomba Nyanyi Duet ktk Harmoni 2018.
12.juara 3 lomba Nyanyi Tembang Kenangan 10 Minggu Sambel Seblak Resto 2017.
13.juara 3 Singing Contest Lejar Studio 2019
Sejak saat itu saya diboikot oleh panitia lomba nyanyi.. saya ngga boleh ikut karena dah sering menang . Akhirnya saya fakum ikut festival dan tetap nyanyi sebagai wedding singer dan MC diberbagai acara dalam maupun luar kota.
Dan kembali ikut festival lagi bulan Mei 2026 kemarin di The Village Baturaden dan dapat juara 1
Saya tetap eksis di KTK HARMONI yg sudah 14 tahun saya bergabung. saya juga aktif dibidang keagamaan.dan organisasi RT dan RW . dan saya juga mengajar ngaji di yayasan pondok pesantren Nurul Jadid Almasudiyah Karangrau Sokaraja. dan untuk mengisi kesibukan setelah pensiun saya buka lapak Barber shop khusus pria di jln Mahesa RT 7 RW 3 KARANGRAU SOKARAJA .(Purwokerto, 8 Juni 2026/Widoyo Satmoko).
