Sabtu, April 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Mahasiswa KKN Unand Padang Apresiasi Randai “ILAU”, Warisan Budaya yang Tak Lapuk oleh Zaman

media sinar pagi group by media sinar pagi group
Agustus 6, 2025
in Peristiwa
0
Mahasiswa KKN Unand Padang Apresiasi Randai “ILAU”, Warisan Budaya yang Tak Lapuk oleh Zaman
0
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koto Sani | mediasinarpagiugroup.com – Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas Padang yang tengah melaksanakan pengabdian di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, menyaksikan secara langsung pertunjukan kesenian tradisional Minangkabau: Randai ILAU. Pertunjukan ini digelar oleh Grup Randai Limo Sati di Jorong Limo Niniak, setiap malam Sabtu.

Mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas dan jurusan ini akan berada selama 43 hari di Nagari Koto Sani. Mereka mengusung tujuh program utama, salah satunya adalah publikasi budaya, sebagai bentuk nyata kontribusi dalam melestarikan nilai-nilai lokal yang kian tergerus arus modernitas.

RELATED POSTS

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Menegaskan Menjaga Budaya Lokal Lewat Lebaran Maret 2026 Bekasi

Rp.1,3 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Pondok Aren 01, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Seltan, Diiduga Dikorupsi Kepsek

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak sekadar menonton, namun juga berinteraksi langsung dengan pelaku seni dan tokoh adat. Ketua kelompok KKN, Fajriatul Fuadi dari Fakultas Pertanian jurusan Agribisnis, memimpin kunjungan tersebut bersama seluruh anggota tim.

Mahasiswi dari Fakultas Ilmu Budaya, Shendy Aulia Verly (Sastra Indonesia) dan Asra Sofia (Ilmu Sejarah), mengungkapkan rasa kagum mereka terhadap kekayaan budaya yang tersaji dalam pertunjukan Randai ILAU. “Ini bukan sekadar tontonan, tapi cermin dari kearifan lokal yang mengajarkan nilai gotong royong, solidaritas, dan ekspresi jiwa,” ujar mereka kepada awak media Sinar Pagi Group.

Menurut penuturan mereka, kesenian Randai ILAU memiliki makna mendalam. Kata “Ilau” sendiri bermakna rintihan duka, ratapan pilu yang diekspresikan lewat gerak dan syair. Dalam Randai, narasi kehidupan disampaikan melalui gabungan seni tari, silat, nyanyian, dan musik tradisional seperti gendang, saluang, dan talempong genggam. Ada dua belas gerakan khas yang menggambarkan perjalanan emosi dan penderitaan, menjadikan Randai ILAU sangat menggugah bagi penonton.

Tokoh adat setempat, Bukhari Dt. Bungsu, menjelaskan bahwa Randai ILAU merupakan bentuk kesenian sakral yang biasa dipentaskan dalam acara adat penting seperti batagak penghulu, pernikahan, khitanan, hingga upacara pemerintahan baik di dalam maupun luar nagari. “ILAU itu artinya meronta sembari menangis, mengungkapkan kesedihan mendalam dari kisah yang dituturkan,” jelasnya.

Grup Limo Sati menjadi penjaga napas budaya ini. Dengan anggota lintas generasi, mereka membuktikan bahwa warisan budaya tak harus kalah oleh zaman. “Randai ini tak lapuak dek hujan, tak langang dek paneh,” tuturnya, mengutip pepatah Minang yang berarti budaya ini tidak akan pernah pudar oleh perubahan.

Harapan pun mengalir—agar generasi muda di era serba digital ini tetap mencintai dan menjaga seni budaya lokal. Randai ILAU bukan hanya pertunjukan, melainkan bahasa jiwa dan jati diri masyarakat Nagari Koto Sani yang harus terus hidup sepanjang masa.(Defrizal)

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Menegaskan  Menjaga Budaya Lokal Lewat Lebaran Maret 2026 Bekasi

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Menegaskan Menjaga Budaya Lokal Lewat Lebaran Maret 2026 Bekasi

April 4, 2026
Rp.1,3 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Pondok Aren 01, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Seltan, Diiduga Dikorupsi Kepsek

Rp.1,3 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Pondok Aren 01, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Seltan, Diiduga Dikorupsi Kepsek

April 4, 2026
Rp.1,3 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Pondok Aren 02, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Diduga Dikorupsi

Rp.1,3 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Pondok Aren 02, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Diduga Dikorupsi

April 4, 2026
SD Negeri Pondok Betung 01, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,3 M lebih, Orangtua Murid Duga Dikorupsi Kepsek

SD Negeri Pondok Betung 01, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,3 M lebih, Orangtua Murid Duga Dikorupsi Kepsek

April 4, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.