Siborong-borong | mediasinarpagigroup.com – Instruksi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki Sertifikat Layak Hegeine Sanitasi (SLHS) sepertinya tidak diindahkan oleh para dapur MBG. Setidaknya hal tersebut terlihat di SPPG Paniaran 2 di Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara.
Sesuai hasil konfirmari dari Dinas Kesehatan setempat, Dapur program Makan Bergizi Gratis ( MBG) di Paniaran Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara memiliki Sertifikat Laik Hiegene Sanitasi. Sementara itu, pantauan wartawan di lolasi, dapur tersebut juga tidak memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah ( IPAL) yang memadai dan sesuai dengan standard.
“Ya memang SPPG Paniaran 2 belum memiliki SLHS. Persyaratan SLHS diantaranya memiliki sertifkat Inspeksi Kesehatan Lingkungan, minimal 50 persen relawan sudah memiliki sertifikat keamananan pangan ( Safety Food), pemeriksaan sampel air dan makanan. Dan syarat pendukung memiliki IPAL yang memadai sesuai standard,” kata Sevenris Butarbutar.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit di Dinas Kesehatan kabupaten Tapanuli utara menyatakan kepada wartawan yang mengkonfirmasinya, Kamis (12-02-2026).
Sevenris Butar Buta mengaku bahwa setiap hari dinas kesehatan kabupaten Tapanuli Utara aktif melakukan sidak serta monitoring ke SPPG yang ada di Taput. Seperti melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang di sajikan baik kadar garam ,alat pengukur suhu dan pemeriksaan kebersihan relawan penyedia makanan.
Tidak adanya SLHS yang memadainya di SPPG Paniaran membuat keraguan akan jaminan kesehatan, standard kebersihan, sanitasi dan keamanan makanan yang akan dikomsumsi oleh para penerima manfaat MBG dari dapur.
Selain itu, belum adanya IPAL di SPPG Paniaran 1 dan 2 yang layak dikwatirkan dapat mencemari lingkungan dan bahkan makanan MBG yang akan disajikan ke penerima manfaat.
Saat hal tersebut mau dikonfirmasi wartawan, Kepala SPPG Paniaran 1 dan 2 Siborongborong saat ditemui di kantornya, Rabu, 12 Februari 2026 tidak berada di tempat.ketika di hubungi melalui telepon selulernya tidak menjawab
Sementara itu, Jimran Manalu selaku penanggungjawab 2 titik SPPG dapur MBG di Paniaran kepada wrt tim media Taput saat dikonfirmasi, Jumat 13 Februari 2026 mengatakan bahwa proses pengurusan SLHS untuk SPPG Paniaran 2 sedang berjalan., Masih menurutnya, untuk pengerjaan IPAL juga sudah dalam proses. Ungkapnya kepada awak media.(L.Gaol)




