Senin, April 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Banjir Melanda, Warga Kaplingan PGRI dan Demporeokan Tagih Janji Sekda

media sinar pagi group by media sinar pagi group
Januari 23, 2022
in Peristiwa
0
Banjir Melanda, Warga Kaplingan PGRI dan Demporeokan Tagih Janji Sekda
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pagaralam, mediasinarpagigroup.com – Hujan deras, Juma’t (14/01/2022) pukul 16.30 WIB mengguyur Kota Pagaralam. Akibatnya Sungai Air Siring Sali dan Jagalan Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utarah Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali meluap dan mengakibatkan beberapa rumah warga sekitar kebanjiran.

Pantauan dilapangan, beberapa rumah warga diseputaran Kaplingan PGRI dan Demporeokan tersebut ikut kebanjiran. Bahkan, saluran Drinase tersebut yang tidak dapat menampung tingginya debit air. Sehingga luapan air tersebut masuk kerumah warga dengan cepat disekitar saluran drinase tersebut ketinggian diperkirakan sampai 1 meter.

RELATED POSTS

Dumas Polda Sumut Berbuah Hasil, Polres Simalungun Ciduk Y Pengedar Sabu Lengkap dengan Buku Catatan Penjualan di Perdagangan

Kebakaran Kandang di Mrebet, Polisi Periksa TKP

Dengan kejadian itu, salah satu masyarakat di wilayah Kaplingan PGRI Ismi (45) berharap agar Pemerintah Kota Pagar Alam dapat melakukan langkah-langkah kedepanya dan mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi banjir saat hujan deras tiba. “Kami mengharapkan sekali solusi dari pemerintah, supaya kami jangan keno banjir lagi,” pintanya.

Senada Fendi warga Demporeokan Rt 06 Rw 02 Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam meminta agar Pemkot Pagaralam dapat mengatasi banjir tersebut. “Ini banjir sudah kesekian kali. Kasian lihat warga disini rumahnya kemasukan air. Bersih kan kotoran banjir susah. Dan apabila banjir kami tidak bisa tidur,” keluhnya.

Bahkan dikatakan dia, Pemerintah Kota Pagaralam pernah berjanji beberapa waktu lalu untuk untuk mengurangi banjir tersebut dengan cara melakukan normalisasi aliran sungai di sepanjang DAS. Aliran air yang kecil akan diperbesar. Irigasi dari Mekar Alam menuju belakang PU akan dibangun irigasi permanen dengan pembagian air yang memadai. “2021 lalu Pak Sekda pernah kesini, akan mengatasi banjir disini. Kami ingin janji Pak Sekda ditepati,” pintanya.

Untuk diketahui, Sekda Kota Pagar Alam Syamsul Bahri Burlian saat dikonfirmasi melalui whatsapp (WA) Senin (31/05/2021) lalu mengatakan, penyebab banjir di Jagalan dan belakang PU tersebut adalah akibat tidak seimbangnya antara volume air yang ada dan luasnya lahan yang dapat dialiran oleh air. “Penyempitan aliran air, yang diakibatkan banyaknya masyarakat yang membangun bangunan disepanjang DAS,” ungkapnya.

Selain itu, kedua kawasan tersebut terletak dibagian hilir yang secara alami memang tempat berkumpulnya air. Masyarakat banyak yang mengalih fungsikan yang selama ini menjadi tempat penampungan air menjadi bangunan.

“Seharusnya air mengalir dengan lancar tetapi menjadi terhambat dan menggenang yang menjadi banjir. Diperparah lagi masih banyaknya sampah sampah yang ada dialiran sungai tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Sekda, upaya kedepan untuk mengurangi banjir tersebut dengan cara melakukan normalisasi aliran sungai di sepanjang DAS. Aliran air yang kecil akan diperbesar. Irigasi dari Mekar Alam menuju belakang PU akan dibangun irigasi permanen dengan pembagian air yang memadai.

Bila air tersebut diperlukan maka dapat dilakukan pembendungan namun bila debit air tinggi maka pintu air tersebut dibuka. Selain itu, akan dibuat pemindahan saluran air dibagian hulu. Sebelum air tiba di Jagalan dan belakang PU, bila permukaan air melebihi kapasitas akan mengalir ke saluran yang diarahkan ke Air Betung. Sehingga volume air yang akan mengalir kebahagian hilir akan berkurang.

“Namun upaya ini harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat dengan cara tidak memperkecil saluran air. Tidak membuang sampah ke siring, adanya kepedulian masyarakat dalam menjaga kelancaran air mengalir. Ini upaya yang akan dilakukan pemerintah,” pungkasnya.(Maristan)

 

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Dumas Polda Sumut Berbuah Hasil, Polres Simalungun Ciduk Y Pengedar Sabu Lengkap dengan Buku Catatan Penjualan di Perdagangan

Dumas Polda Sumut Berbuah Hasil, Polres Simalungun Ciduk Y Pengedar Sabu Lengkap dengan Buku Catatan Penjualan di Perdagangan

April 5, 2026
Kebakaran Kandang di Mrebet, Polisi Periksa TKP

Kebakaran Kandang di Mrebet, Polisi Periksa TKP

April 5, 2026
Meski Jaman Edan, Orang Jangan Seperti Kacang Lupa Sama Kulitnya,Catatan Widoyo Satmoko

Meski Jaman Edan, Orang Jangan Seperti Kacang Lupa Sama Kulitnya,Catatan Widoyo Satmoko

April 5, 2026
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Menegaskan  Menjaga Budaya Lokal Lewat Lebaran Maret 2026 Bekasi

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Menegaskan Menjaga Budaya Lokal Lewat Lebaran Maret 2026 Bekasi

April 4, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.