Padang Belimbing | mediasinarpagigroup.com – Pekerjaan normalisasi sungai Batang Imang pasca bencana yang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya kembali menjadi sorotan publik karena diduga lalai dan tidak profesional. Banjir yang terjadi pada Senin (9/3/2026) menghantam tebing sungai yang baru saja ditumpuk kerikil dan batu, membuat warga semakin khawatir.
Pekerjaan pemasangan batu Bronjong yang berlokasi di Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, telah berlangsung lebih kurang 2 bulan, namun masih banyak kejanggalan dan kelalaian yang terjadi. “Pihak PT Adhi Karya tidak menghargai perasaan para masyarakat korban bencana dan dinilai pilih kasih,” ujar Pak Joni, warga yang terdampak langsung.

Setelah dikonfirmasi, pihak PT Adhi Karya bagian lapangan, Pak Purnomo, tidak menjawab dan membalas sama sekali, meskipun sudah berulang kali dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp.
Pekerjaan normalisasi sungai yang semula diharapkan dapat mengatasi dan mengurangi resiko banjir, namun kini malah menjadi kekhawatiran baru bagi warga. “Kami sangat khawatir terjadi banjir lagi karena telah menjadi trauma mendalam oleh banjir bandang 27 November 2025 lalu,” ujar seorang warga.
Pihak PT Adhi Karya dinilai tidak komitmen dan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan. “Pihak PT Adhi Karya tidak ada kompensasi atau tidak membayar batu setempat yang digunakan untuk pemasangan batu Bronjong, namun anehnya jika ada penambahan batu dari daerah lain, mereka mau membeli dan itu yang bisa dibayarkan,” ujar warga.
Cara kerja pemasangan batu Bronjong juga banyak menggunakan batu yang berukuran kecil yang tidak sesuai spesifikasi Bronjong, sehingga dapat mengakibatkan Bronjong tersebut bobol dan tidak bertahan lama.

Masyarakat berharap kepada pihak pemerintahan kabupaten dan provinsi Sumatra Barat agar memperhatikan pelaksanaan pasca pemulihan bencana normalisasi sungai pasca bencana di beberapa nagari di dua kecamatan tersebut dan mendesak pihak PT Adhi Karya agar lebih fokus dan profesional.
Sorotan:
– Pekerjaan normalisasi sungai Batang Imang pasca bencana yang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya diduga lalai dan tidak profesional.
– Banjir yang terjadi pada Senin (9/3/2026) menghantam tebing sungai yang baru saja ditumpuk kerikil dan batu.
– Pihak PT Adhi Karya dinilai tidak komitmen dan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan.
– Masyarakat berharap kepada pihak pemerintahan kabupaten dan provinsi Sumatra Barat agar memperhatikan pelaksanaan pasca pemulihan bencana normalisasi sungai pasca bencana.(Def)




