Padang Belimbing | mediasinarpagigroup.com – Pemasangan batu Bronjong normalisasi sungai Batang Imang pasca bencana di Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, yang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya, kembali menjadi sorotan publik karena diduga penuh komplik dan polemik.11/3/2025
Pekerjaan pemasangan batu Bronjong ini untuk memperbaiki tebing sungai yang runtuh akibat banjir bandang pada 27 November 2025 lalu. Namun, pekerjaan ini sering terhenti karena mogok kerja yang disebabkan gaji pekerja kuli pemasangan batu Bronjong tidak dibayarkan oleh pihak PT Adhi Karya.
Masyarakat menilai cara kerja pihak PT Adhi Karya banyak kejanggalan dan permasalahan yang terjadi di lapangan. Selain mogok kerja, cara kerja yang kurang cepat dan lalai dalam pengerjaan juga membuat warga khawatir terjadi banjir lagi karena cuaca tidak menentu.
Warga berharap agar pekerjaan ini dapat dipercepat agar dapat mengatasi dan menanggulangi terjadi banjir lagi. Namun, pihak PT Adhi Karya malahan ada terhenti pekerjaannya karena mogok kerja.
Masyarakat juga berharap kepada pihak PT Adhi Karya agar batu setempat yang digunakan untuk pemasangan batu Bronjong dapat dibayarkan kepada pemerintahan nagari dan digunakan untuk masyarakat terdampak bencana.
Namun, pihak PT Adhi Karya tidak mau menjawab pertanyaan terkait kompensasi batu setempat. Masyarakat berharap agar pemerintah kabupaten Solok dan provinsi dapat membantu mencari solusi agar batu setempat dapat dibayarkan oleh pihak PT Adhi Karya.
Sorotan :
– Pemasangan batu Bronjong normalisasi sungai Batang Imang pasca bencana di Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, yang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya, diduga penuh komplik dan polemik.
– Pekerjaan pemasangan batu Bronjong ini sering terhenti karena mogok kerja yang disebabkan gaji pekerja kuli pemasangan batu Bronjong tidak dibayarkan oleh pihak PT Adhi Karya.
– Masyarakat menilai cara kerja pihak PT Adhi Karya banyak kejanggalan dan permasalahan yang terjadi di lapangan.
– Warga berharap agar pekerjaan ini dapat dipercepat agar dapat mengatasi dan menanggulangi terjadi banjir lagi.
– Masyarakat berharap agar pemerintah kabupaten Solok dan provinsi dapat membantu mencari solusi agar batu setempat dapat dibayarkan oleh pihak PT Adhi Karya.(Defrizal)




