• Login
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • News
    • Peristiwa
    • Investigasi
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
Jumat, Juni 26, 2026
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • News
    • Peristiwa
    • Investigasi
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Login
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Wajib Lengser Jika Terbukti Korupsi, Tanpa Unsur Politik

media sinar pagi group by media sinar pagi group
September 29, 2025
in Peristiwa
0
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Wajib Lengser Jika Terbukti Korupsi, Tanpa Unsur Politik
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya | mediasinarpagigroup.com – Pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi terus mengalir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Data periode 2020–2024 mencatat Surabaya menempati peringkat pertama dengan 343 laporan masyarakat, disusul Kabupaten Sidoarjo dengan 72 aduan, serta Kabupaten Probolinggo 64 aduan. Sementara daerah dengan aduan terendah ialah Kota Blitar dengan 6 laporan, Kabupaten Ngawi 4, dan Kabupaten Magetan 4 laporan.

Data tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK dalam agenda roadshow bus KPK dan rapat koordinasi pemberantasan korupsi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Strategi KPK dalam menekan tindak pidana korupsi diawali dari upaya edukasi, pencegahan, hingga penindakan hukum, seiring program PAKU Integritas bagi penyelenggara negara.

RELATED POSTS

Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa Banyumas ke Amerika Serikat

Berkunjung ke Pasar Manis Purwokerto, Menteri Perdagangan Pastikan Pasokan dan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

KPK mencatat, sejak reformasi hingga kini, 54 persen dari 1.642 pelaku korupsi yang ditangani KPK adalah pejabat daerah, baik eksekutif maupun legislatif. Modus yang kerap ditemui antara lain penyalahgunaan APBD, pengelolaan aset, perizinan, pengadaan barang/jasa, hingga regulasi daerah.

Respons Wali Kota Surabaya

Menanggapi tingginya aduan dari Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa angka 343 laporan tersebut bukan seluruhnya ditujukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya, hanya sekitar 30 aduan yang terkait langsung dengan Pemkot, dan itu pun lebih banyak berupa keluhan layanan serta pembangunan, bukan kasus korupsi.

“Kalau semua aduan ditujukan ke Pemkot, tentu nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK tidak mungkin mencapai 97 poin—peringkat pertama di Jawa Timur pada 2023. Survei Penilaian Integritas (SPI) kita juga berada di angka 79,57 persen,” tegas Eri.

Ia menambahkan, banyak instansi lain beralamat di Surabaya, mulai dari kementerian, lembaga vertikal, hingga perwakilan Pemprov, sehingga tidak semua laporan bisa serta-merta diarahkan kepada Pemkot Surabaya.

Aksi Massa “Surabaya Darurat Korupsi”

Meski demikian, kekecewaan publik tetap mencuat. Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Mahasiswa-Merah Putih (SPM-MP) menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya pada Kamis (25/9/2025).

Dengan tema “Surabaya Darurat Korupsi”, massa menyoroti sejumlah pos anggaran yang dianggap janggal, seperti perjalanan dinas luar negeri bernilai miliaran, biaya konsumsi pejabat yang berlebihan, serta penyewaan perlengkapan acara dengan nominal tidak wajar.

Mereka menduga APBD Surabaya 2025 sarat manipulasi, mark up, pemborosan, dan utang berbunga tinggi yang melukai masyarakat. Dalam dokumen RKA Sekretariat Daerah 2025, terungkap sejumlah anggaran fantastis, di antaranya :

Sewa peralatan & mesin: Rp 25,63 miliar

Sewa panggung, tenda, LED multimedia: Rp 10,85 miliar

Sewa mebel: Rp 4,86 miliar

Sewa elektronik: Rp 2,95 miliar

Sewa 3.000 kipas angin: Rp 1,3 miliar (Rp 433 ribu per unit)

Selain itu, Pemkot Surabaya tercatat menanggung utang Rp 513,86 miliar dengan bunga 13,7 persen, jauh di atas standar pinjaman BUMN SMI (6,5–7 persen). Bahkan, rencana penambahan utang Rp 2,9 triliun di tahun 2026 menuai kritik tajam karena dinilai menggadaikan masa depan warga.

Laporan Resmi ke Kejati Jatim

Puncaknya, pada Sabtu (27/9/2025), SPM-MP secara resmi melaporkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Laporan itu memuat dugaan korupsi melalui mark up perjalanan dinas luar negeri, pembengkakan biaya konsumsi, pengelolaan utang dengan bunga tinggi, serta kejanggalan lain dalam APBD 2025.

Wali Kota Surabaya harus diperiksa dan bertanggung jawab. Uang rakyat tidak boleh dijadikan bancakan korupsi. Kota Surabaya bukan milik segelintir elit, melainkan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Eko Gagak.

Tiga Tuntutan Utama

Dalam pernyataannya, massa menyuarakan tiga tuntutan tegas:

  1. Memeriksa dan mengadili Wali Kota Surabaya terkait dugaan penyalahgunaan wewenang.
  2. Melakukan audit menyeluruh APBD Surabaya 2025, untuk mengungkap indikasi korupsi dan pemborosan.
  3. Menuntut aparat hukum turun tangan aktif memberantas penyimpangan anggaran.

Seruan Lengser Jika Terbukti

Aksi tersebut ditutup dengan ultimatum keras bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi wajib lengser dari jabatannya jika terbukti terlibat korupsi. Mereka juga menekankan agar kasus ini diproses secara hukum tanpa intervensi politik.

Ini adalah bentuk perlawanan rakyat terhadap praktik korupsi di Kota Pahlawan. Jika terbukti, Eri Cahyadi harus turun. Tidak ada alasan politik yang bisa dijadikan tameng,” pungkas Eko Gagak Aktivis 98.(Team)

 

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa Banyumas ke Amerika Serikat

Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa Banyumas ke Amerika Serikat

Juni 26, 2026
Berkunjung ke Pasar Manis Purwokerto, Menteri Perdagangan Pastikan Pasokan dan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Berkunjung ke Pasar Manis Purwokerto, Menteri Perdagangan Pastikan Pasokan dan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Juni 26, 2026
Pemkab Tapanuli Utara gandeng TJSL PT. Taspen (Persero) berikan 1.500 bibit Durian Unggul kepada Kelompok Tani Kecamatan Parmonangan

Pemkab Tapanuli Utara gandeng TJSL PT. Taspen (Persero) berikan 1.500 bibit Durian Unggul kepada Kelompok Tani Kecamatan Parmonangan

Juni 25, 2026
Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

Juni 25, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021

Kategori

  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kontak mediasinarpagigroup.com
  • mediasinarpagigroup.com
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.