Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Tim Penyidik Tipidsus Kejati NTT Tetapkan & Tahan IAM Mantan Bupati Kupang, Diduga Korupsi Jual Tanah Serta Bangunan Aset Pemkab Kupang

media sinar pagi group by media sinar pagi group
Desember 3, 2021
in Nasional, Peristiwa
0
Tim Penyidik Tipidsus Kejati NTT Tetapkan & Tahan IAM Mantan Bupati Kupang, Diduga Korupsi Jual Tanah Serta Bangunan Aset Pemkab Kupang
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, mediasinarpagigroup.com – Jumat 03 Desember 2021, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menemukan 2 (dua) alat bukti dalam menetapkan 1 (satu) orang Tersangka terkait dengan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemindahtanganan Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang Berupa Tanah dan Bangunan yang terletak di Jalan A. Yani Kelurahan Oeba Kecamatan Kota Lama Kota Kupang, yaitu IAM selaku Mantan Bupati Kabupaten Kupang, dan untuk mempercepat proses penyidikan, selanjutnya terhadap Tersangka IAM dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak 03 Desember 2021 s/d 22 Desember 2021 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Kupang.

RELATED POSTS

Dana BOS Rp.1,6 M lebih Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Ciputat 04, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Diduga Jadi Ajang Korupsi

SD Negeri Serua 03, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,9 M lebih, Orangtua Murid Duga Dikorupsi

Adapun kasus posisi singkat dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Tersangka IAM selaku Bupati Kupang Periode 2004-2009 pada bulan Maret 2009 telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kupang tentang Persetujuan Penjualan Rumah Dinas Golongan III milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang untuk atas nama Tersangka IAM terhadap aset Pemkab Kupang berupa tanah seluas 1.360 M2 dan bangunan seluas 210 M2.
  • Aset tersebut tercatat sebagai tanah dan bangunan perkantoran, dalam hal ini Gedung RPD Kabupaten Kupang. Selanjutnya tanpa ada pembayaran ganti rugi atas aset tersebut, tanpa sepengetahuan Pemkab Kupang pada tahun 2016, Tersangka mengajukan permohonan Sertifikat Hak Milik (SHM) ke BPN Kota Kupang dan terbit SHM atas nama Tersangka IAM, dan kemudian aset tersebut dijual kepada pihak lain atas nama JS pada tahun 2017 senilai Rp 8.000.000.000 (delapan milyar rupiah).
  • Akibat perbuatan Tersangka sesuai hasil pemeriksaan berdasarkan perhitungan apraisal dan inspektorat Kabupaten Kupang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 9.600.000.000 (sembilan milyar enam ratus juta rupiah).

Perbuatan Tersangka sebagaimana diatur dan diancam pidana:

Primair : Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Subsidiair : Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelum dilakukan penahanan, Tersangka IAM telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan swab antigen oleh Tim Medis Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dengan hasil dinyatakan sehat dan negatif Covid-19, hal tersebut disampikan oleh Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak,SH.,MH.(Aditia Karsa Ginting/Red)

 

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Dana BOS Rp.1,6 M lebih Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Ciputat 04, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Diduga Jadi Ajang Korupsi

Dana BOS Rp.1,6 M lebih Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Ciputat 04, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Diduga Jadi Ajang Korupsi

Maret 4, 2026
SD Negeri Serua 03, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,9 M lebih, Orangtua Murid Duga Dikorupsi

SD Negeri Serua 03, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,9 M lebih, Orangtua Murid Duga Dikorupsi

Maret 4, 2026
Rp.1,4 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Sawah 02, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Orangtua Murid Duga Dikorupsi

Rp.1,4 M lebih Dana BOS Thn 2025-2024 Diterima SD Negeri Sawah 02, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Orangtua Murid Duga Dikorupsi

Maret 4, 2026
SD Negeri Serua Indah 01, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,3 M lebih, Diduga Dikorupsi

SD Negeri Serua Indah 01, Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Thn 2025-2024 Menerima Dana BOS Rp.1,3 M lebih, Diduga Dikorupsi

Maret 4, 2026

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.