Jakarta | mediasinarpagrgroup.com – Problem penanganan sampah DK Jakarta sangat di butuhkan penanganan yang intensif serta teknologi moderen. Karena volume sampah data Dinas Lingkungan hidup penduduk DK Jakarta memproduksi sampah 8,527 ton / hari atau 3, 1 juta ton / tahun. Hal ini lah Dinas Lingkungan Hidup DK Jakarta melakukan kajian penanganan sampah teknologi moderen seperti RDF Rorotan saat ini mampu meminimalisir polusi dan bau
Agung Pujo Winarko Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup selaku yang bertanggung jawab operasional memaparkan, RDF Rorotan ini hadir untuk mengatasi masalah sampah di Jakarta, mengurangi ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), mengolah sampah baru dan lama, mengurangi beban TPA Bantargebang, memanfaatkan residu hasil pengolahan sampah untuk berbagai keperluan industri dan lain- lain.
Lanjut Agung, RDF Plant Jakarta yang di bangun di kelurahan Rorotan Kecamatan Cilincing Jakarta Utara telah dilengkapi teknologi mutakhir untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan sesuai standar dan ramah lingkungan
Seperti yang di harapkan warga sekitar khusnya warga 16 kecamatan RDF menjadi solusi tepat untuk masalah sampah dengan segala kelebihanya. RDF Plant Jakarta telah dilengkapi teknologi pengendalian bau, seperti deodorizer, filter karbon aktif, cyclone, dan wet scrubber

RDF Plant Jakarta dilengkapi sistem pengolahan air limbah untuk mengelola residu cair dari proses pengolahan sampah. Untuk memastikan keseriusan pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup DK Jakarta, kami mengajak masyarakyat agar mengawasi serta memberikan saran yang baik, tambah Agung
Secara terpisah tokoh muda Jakarta Utara Juharto Harianja,S.H dan juga praktisi Hukum Jakarta Utara yang juga turut menyaksikan meninjau kelapangan merasa terkesan dengan sistim pengerjaan sampah yang di proses di RDF Rorotan ini Untuk itu, Juharto mewanti wanti segala proses ini tetap mengedepankan proses yang ramah lingkungan tidak berbau lagi sehingga di terima oleh masyarakat sekitar Ungkapnya.
Juharto menekankan, Keberhasilan RDF Jakarta sangat bergantung pada kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, industri, dan masyarakat.
Pemerintah berharap agar masyarakyat bisa memberikan kontribusi moral atas RDF Rorotan ini. Karena sampah yang masuk bukan dari luar Jakarta melainkan dari warga sekitar Cakung dan termasuk warga Jakarta Garden City.(Rbn)




