Minggu, April 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bantuan Provinsi Sebesar Rp. 570 Juta Diduga Dikorupsi Oknum Kades

media sinar pagi group by media sinar pagi group
September 21, 2024
in Uncategorized
0
Bantuan Provinsi Sebesar Rp. 570 Juta Diduga Dikorupsi Oknum Kades
0
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Grobogan | mediasinarpagigroup.com – Pemerintah Desa Kedungjrejo Kecamatan Purwodadi  Kabupaten Grobogan tahun ini mendapatkan bantuan Provinsi Jawa Tengah sebesar 570 juta.

Terlihat jelas, jalan di desa  sudah tidak bagus karena kondisinya sangat memperhatinkan .Jalan yang retak , bobrok(rusak) banyaknya anggaran yang masuk ke desa di duga buat ajang korupsi oleh oknum kepala desa .

RELATED POSTS

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Sangkup Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan, Diduga Dikorupsi Kades

NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

Pengerjaan yang asal asalan ini,mengakibatkan proyek kegiatan pembangunan desa  tidak berkualitas bagus dari segi bahan materialnya, terlihat banyak jalan yang di rabat beton pada rusak ,jalan yang kropos,jalan yang berlubang besar (retak-retak) yang mengakibatkan pengguna jalan yang kurang nyaman saat berkendara.

Saat dikonfirmasi lewat whattsap  kepala desa  mengatakan bahwa jalan yang rusak itu memang benar yang sudah dibangunnya.

Menelan anggaran yang sangat besar, namun hasilnya sangat disayangkan.Minimnya pengawasan saat kegiatan pembangunan dari dinas terkait

Saat wartawan media Sinar pagi dilapangan dalam kunjungan kerja menemukan salah satu titik proyek yang ada di dusun Kedungjago  rt 4 rw 6 terlihat jelas dan gamblang di siang hari

Ada pekerjaan proyek yang statusnya tidak jelas yang dikerjakan oleh warga setempat

Mengapa demikian?

Karena tidak pasang papan kegiatan pembangunan.

Pekerjaannya pun banyak tanda tanya?material yang dipakai diduga tidak sesuai, pasir yang digunakan banyak mengandung tanah,air yang digunakan saat pengadukan molen air kotor,Batu belah yang dipakai jelas batu gethok alias mudah kropos

Saat diwawancarai media Sinarpagi salah satu pekerja proyek yang mau disebutkan namanya tersebut .Pihaknya mengaku  bahwasannya, proyek ini tidak sesuai gambar  ada di surat perintah kerja (gambar kerja) karena kondisi lapangan yang tidak memungkin.

“Ini bangunya tidak sama gambar soalnya tanahnya pepetan sama warga” katanya.

Saat dikonfirmasi lewat whattsap Kepala Desa mengatakan membenarkan bahwa dia dapat bantuan provinsi senilai Rp. 170 juta.

Iya benar, dusun kedungjago Rt 04 Rw 06 dapat 170 juta itu Bantuan dari Provinsi Jawa Tengah”ujarnya.

Dusun Kedungjago yakni pembangunan Drainase (saluran air) diduga asal jadi.

Minimnya pengawasan dalam pekerjaan dilapangan berkesempatan ajang lomba korupsi dalam pengerjaan proyek.

Terlihat dalam kesempatan kunjungan dari media Sinar pagi dalam tugas kontrol sosial dari pengerjaan Drainase itu tidak ada papan nama kegiatan.

Terlebih lebihnya lagi pengerjaan tersebut sudah dalam pengerjaan selama 3 minggu (21 hari).

Saat itu,wartawan  menemui salah satu kepala tukangnya mengatakan jika pengerjaan ini belum dipasang papan nama kegiatan.Pengerjaannya pun tidak sesuai dengan gambar dalam SPK (Surat Perintah Kerja)

Maka dari itu, material yang terlihat dilapangan yang digunakan terkesan tidak sesuai yang tertera dalam pembelian bahan material yang berkualitas baik.

Terlihat dalam pengerjaan yang dikerjakan itu asal asalan terkesan mencari untung yang banyak

Drainase ini,terkesan dalam speknya material murah berkualitas jelek dalam pembangunannya seperti terlihat banyak kropos,batu belah asal dipasang tidak dikasih adukan yang bagus

Untuk itu dalam pengawasan pembangunan ini perlu ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang agar bisa memberikan efek jera pada kepala desanya

Dan dari pihak pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menindaklanjuti dilapangan supaya anggaran tidak dijadikan ajang korupsi oleh pihak yang terkait.Diusut tuntas,dan segera ditindaklanjuti.

Warga berharap aparat penegak hukum serius untuk mengusut masalah tersebut agar pembangunan yang dirasakan benar-benar bermanfaat dan tidak asal jadi.

Bersambung. (Mas Eka)

ShareTweetSendShareScan
media sinar pagi group

media sinar pagi group

Related Posts

Rp.3,6 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Casem Baru Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang, Masyarakat Duga Dikorupsi

Rp.2,2 M lebih Dana Desa Thn 2023 sd 2025 Diterima Desa Sangkup Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan, Diduga Dikorupsi Kades

Juli 17, 2025
NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

NPCI Banyumas Kirimkan 3 Atletnya Ikuti PPJAP

Juni 19, 2025
Wakil Bupati Solok Hadiri Lomba Kelompok Tani Senagari Sumani

Wakil Bupati Solok Hadiri Lomba Kelompok Tani Senagari Sumani

Juni 19, 2025
Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pencurian di SPBU Karangduren Bobotsari

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Pencurian di SPBU Karangduren Bobotsari

Juni 19, 2025

CATEGORIES

  • Daerah
  • Investigasi
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized
mediasinarpagigroup.com

  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Investigasi
  • Luar Negeri
  • News

Copyright © 2021 MEDIASINARPAGIGROUP.COM. All Rights Reserved.