Cibinong | mediasinarpagigroup.com – Dalam kurun tiga tahun pekerjaan Dinas PUPR Kab. Bogor makin bertambah buruk saja, ini terlihat fakta di lapangan pada tahun 2020 pembangunan jembatan Cimapak Tanjung Sari yang menelan anggaran delapan miliar lebih baru tiga bulan tebing penahan tanah sepanjang sepuluh meter rubuh ini dikarenakan pasangan pundasi dangkal.

Setelah Tim AWPI menyurati Tipikor Polda Jabar di tahun berikutnya baru ada pembenahan, pada kejadian rubuhnya TPT yang berfungsi sebagai sayap penyangga tidak ada yang di periksa di Polda Jabar.

Tahun 2021, pembangunan tebing penahan tanah di daerah Cigombong menelan anggaran Rp enam ratus jutah lebih rubuh lagi dan Ketua AWPI telah menyurati Kejaksaan Negeri pada tanggal 20, Oktober 2022 tetapi sampai sekarang belum ada respon dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor sampai berita di muat di media sinar pagi, apa lagi pekerjaan pada tahun anggaran 2022 sekarang ini bukan di benahi malah semakin buruk sebab hasil pantauan dilokasi dari semua pekerjaan amburadul.
Buruknya kinerja PUPR Kab. Bogor membuat Ketua DPC AWPI ,Kab. Bogor geram dan angkat bicara pada media sinar pagi saat bertemu di lingkungan Pemda Kab. Bogor ” saya sebagai Ketua DPC sangat menyayangkan kinerja dari Dinas PUPR Kab. Bogor karena dari tahun ke tahun bukan berbenah malah semakin buruk dan saya juga merasa aneh dengan Kadis PUPR sepertinya dia sangat elergi terhadap rekan wartawan sebab sangat sulit di temui di dinas untuk di komfirmasi terkait kinerjanya atau memang sengaja tidak mau temui para awak media.

Poto TPT, 2021 YANG AMBRUK
Masih menurut ketua AWPI , ketika terjadi pemanggilan di KPK dia pun tetap lolos mungkin karena minimnya data, seharusnya sebagai Kadis harus bisa membenahi seluruh pekerjaan, agar masyarakat merasa puas, sebab uang yang digunakan adalah uang rakyat , ini malah sebaliknya pekerjaan TpT dan Insprastruktur makin parah saja dan terkesan asal jadi, sebagai contoh hampir seluruh pekerjaan insprastruktur terlihat retak dan belah ,jika di liat dari besarnya anggaran ini sudah cukup fantastis, dengan kejadian ini saya sebagai Ketua DPC,AWPI Kab. Bogor akan buat surat laporan resmi ke KPK dan Tipikor Mabes Polri agar ada efek jera dan perubahan bagi Kab. Bogor yang saya cintai paparnya.

(Es/Tim)




